Google Search

Google Custom Search

Sunday, March 3, 2019

Panduan Memulai Bisnis Budidaya atau Ternak Lele Supaya Menguntungkan

Budidaya atau ternak ikan lele adalah salah satu peluang bisnis menguntungkan yang dapat Anda manfaatkan. Di mana, lele adalah salah satu ikan tawar yang paling diminati, khususnya oleh masyarakat Indonesia. Menjalankan bisnis ikan lele pun tidak sulit, karena ikan lele termasuk ikan yang mudah didapatkan dan cara perawatannya pun lebih mudah dibanding jenis ikan lainnya. Bagi Anda yang ingin memulai bisnis budidya atau ternak lele, ikutilah beberapa tips di bawah ini agar bisnis Anda berjalan dengan baik dan lebih mudah berkembang.

Hal pertama sebelum memulai bisnis budidaya atau ternak lele adalah menyediakan kolam, bisa dalam bentuk tanah, terpal, maupun semen. Pastikan kolam yang Anda buat memiliki ukuran yang besar sehingga mengurangi risiko ikan lele mati karena kekurangan oksigen. Setelah proses pengisian kolam, Anda juga harus menunggu beberapa hari sebelum menebar bibit lele ke dalam kolam. Karena, Anda harus menunggu proses pembentukan lumut dan fitoplankton yang dapat menetralkan air kolam agar tidak mudah keruh.

Dalam pemilihan bibit pun Anda tidak boleh asal-asalan. Anda harus memilih bibit lele unggul yang lebih sulit terserang penyakit, sehat, dan lebih besar. Lalu apa saja ciri bibit unggul pada lele? Bibit ikan lele yang unggul akan lebih gesit dan agresif saat pemberian makan, ukuran lele terlihat sama, warna sedikit lebih terang, dan sebagainya.

Ikan lele merupakan jenis ikan kanibal atau suka memakan sesama jenis. Jadi untung menghindari risiko kematian pada lele, Anda dapat memisahkan lele yang berukuran besar dengan lele yang berukuran kecil. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir, ikan lele memakan satu sama lain.

Kesalahan paling fatal yang dilakukan oleh peternak lele pemula adalah menebar bibit lele langsung ke dalam kolam secara berbarengan. Hal ini tentu dapat membuat bibit lele stres, sehingga menyebabkan kematian. Jadi cobalah gunakan ember, dan masukkan sebagian ember yang berisi bibit lele ke dalam kolam. Kemudian diamkan kurang lebih 30 menit agar bibit lele dapat keluar dengan sendirinya ke dalam kolam. Dalam penebaran benih, akan lebih baik jika Anda lakukan di pagi atau malam hari, karena waktu tersebut ikan lele cenderung lebih tenang.

Setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, Anda perlu melakukan penyortiran menggunakan bak untuk memisahkan lele berukuran besar dan kecil. Hal ini dilakukan untuk menghindari ikan lele kecil dari kekurangan makanan karena kalah cepat dengan lele berukuran besar. Jika tidak dipisahkan, ikan lele ukuran kecil akan lambat dalam pertumbuhannya,serta dapat mengurangi risiko ikan lele besar memangsa ikan lele kecil.

Warna air kolam yang baik bagi ikan lele adalah hijau. Karena lele dapat bertahan hidup di air berlumpur, di mana warna hijau berarti banyak lumut di sekitar kolam. Air pada kolam ikan lele akan berubah menjadi merah ketika sudah dewasa dan siap panen. Meski, ikan lele tidak suka hidup di air jernih, Anda juga tidak boleh memasukkan sembarang air ke dalam kolam, karena Anda tidak akan tahu, apakah air tersebut mengandung bakteri atau parasit yang bisa menyebabkan penyakit pada ikan lele.

Air pada kolam akan berkurang karena proses penguapan, sehingga Anda harus rutin menambahkan air kolam ke posisi normal. Tingkat kolam lele di bulan pertama adalah 20 cm, bulan kedua 40 cm, dan bulan ketiga 80 cm. Usahakan air kolam lele Anda tida terlalu dangkal, karena hanya akan membuat konsisi air dan membuat lele menjadi panas sehingga menyebabkan kematian pada lele. Anda juga bisa menambahkan tanaman air seperti eceng gondok atau talas ke dalam kolam. Dengan begitu, kolam akan menjadi teduh dan dapat menyerap racun dalam kolam.

Biasanya, ikan lele harus diberikan makan tiga kali sehari yaitu pulul 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Jika Anda menemukan ikan lele aktif dan mendorongkan kepalanya, Anda bisa memberikan waktu makan tambahan. Dalam proses pakan budidaya lele, Anda dapat menggunakan pakan jenis sentrat 781-1 yang didalamnya mengandung nutrisi yang dibutuhkan lele, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Dalam pemberian pakan, Anda juga tidak boleh melakukannya secara berlebih, karena hanya dapat menimbulkan berbagai penyakit akibat pakan yang mengendap dan tidak termakan oleh lele.

Hama dan penyakit merupakan salah satu faktor yang memengaruhi jumlah produksi menurun sehingga mempersulit keberhasilan budidaya lele. Untuk pencegahan hama, Anda dapat menggunakan penghalang agar tidak ada hewan liar yang masuk ke dalam kolam. Untuk menghindari penyakit, Anda dapat memberikan obat-obatan yang tersedia di toko perikanan.

Ikan lele biasanya sudah dapat dipanen setelah 3 bulan semenjak bibit lele disebar. Pemanenan lele dapat dapat dilakukan dengan menyortir ikan yang layak dikonsumsi atau telah memiliki ukuran 4-7 ekor per kg, atau sesuai dengan keinginan pembeli.

Sebelum Anda menebar bibit baru, ada baiknya untuk membersihkan kolam untuk mengurangi kotoran atau sisa makanan ikan lele sebelumnya. Dengan membersihkan kolam, Anda juga dapat mengetahui apakah masih ada ikan lele yang tertinggal, karena jika masih ada ikan di dalam kolam dan Anda telah menebar bibit baru, maka bibit lele baru akan habis di makan ikan lele yang siap panen tersebut.

Itulah beberapa tips yang dapat Anda lakukan sebelum memulai dan saat menjalankan bisnis budidaya ikan lele. Dengan melakukan semua tips di atas, bisnis ikan lele Anda akan lebih mudah berkembang dan membuat omzet bisnis Anda meningkat. Selain melakukan tips di atas, Anda juga tidak boleh melupakan untuk mencatat seluruh keuangan bisnis, mulai dari modal, biaya yang dikeluarkan, penjualan, dan sebagainya. Anda dapat mempermudah melakukan semua pencatatan tersebut hingga menjadi laporan keuangan yang akurat melalui Jurnal.

Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat membantu Anda mencatat seluruh transaksi bisnis dan membantu Anda menyediakan laporan keuangan secara realtime dengan data yang lebih akurat.

Manfaat Pemberian Konsentrat Pakan Ternak

Konsentrat pakan ternak adalah bahan yang biasanya digunakan bersamaan dengan bahan makanan lain guna menambah perolehan gizi yang dipadukan dan dicampur lalu dijadikan makanan pelengkap. Konsentrat atau yang biasanya disebut pakan penguat untuk ternak biasanya dibuat dari biji bijian dan juga bisa berasal dari limbah industry pangan seperti dedak, ampas tahu, tepung kedelai, jagung giling, bungkil, dan lain sebagainya.

Konsentrat digunakan semata mata tanpa tujuan. Konsentrat sendiri digunakan pada ternak dengan tujuan untuk meningkatkan nutrisi bagi hewan ternak yang rendah agar terpenuhi kebutuhan normal yang dibutuhkan untuk hewan ternak guna menunjang pertumbuhan hewan ternak. Penambahan konsentrat pada pakan ternak juga memiliki tujuan yang tak kalah penting, yaitu untuk mencukupi kebutuhan akan nutrisi nutrisi penting dari makanan, sehingga pada suatu saat nanti dapat diperoleh produksi yang besar dari hewan ternak. Di samping itu dengan penggunaan konsentrat ditujukan untuk meningkatkan kemampuan cerna dari pakan kering , penggemukan hewan ternak hingga keefisienan dalam penggunaan pakan pokok.

Pemberian konsentrat pakan ternak sebagai penambah nutrisi sangat bagus sekali untuk digunakan karena juga bisa memperbaiki pencernaan hewan ternak yang buruk. Karena konsentrat terbuat dari beragam campuran bahan pakan yang mengandung banyak kandungn protein, kalsium, karbhidrat dan lain lain. Konsentrat memiliki berbagai macam sumber tergantung jenisnya. Misalnya seperti konsentrat sebagai sumber energi karena kandungan proteinnya yang rendah namun kandungan karbohidratnya yang lebih tinggi, sedangkan untuk konsentrat untuk penambah protein maka kandungan protein yang terkandunng di dalam konsentrat lebih tinggi dan kandungn karbohidratnya lebih rendah.
Adapun sumber konsentrat pakan ternak dapat dibagi menjadi dua, yaitu.

    Konsentrat yang berasal dari tumbuh tumbuhan.

Sebagai bahan sumber energI dan protein bagi hewan ternak. Tumbuh tumbuhan dapat      digunakan untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Seperti halnya untuk mencukupi      kebutuhan       energi diperlukan tumbuh tumbuhan seperti jagung, singkong, kedelai, bekatul, dedak, jagung            putih, jagung kuning, bungkil dan sejenisnya. Namun untuk        mencukupi       kebutuhan proteinnya             diperlukan tumbuh tumbuhan seperti, kacang giling, wijen, biji kapas, dan karet.

    Konsentrat yang berasat dari hewan

Konsentrat yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hewan ternak tidak hanya berasal             dari tumbuh tumbuhan, tetapi juga bisa berasal dari hewan. Seperti tepung         ikan, tepung daging,   tepung tulang, kerang, bekicot dan hal hal lainnya untuk      menunjang protein dan karbohidrat    dalam pakan konsentrat.

Pemberian konsentrat pakan ternak antara ternak ruminansia dan non ruminansia berbeda beda. Jika pada hewan ternak ruminansia pemberian konsentrat tersebut pada saat sebelum diberikannya pakan pokok atau kasar seperti rerumputan pada hewan ternak, tetapi hewan ternak non ruminansia atau unggas diberikan sesudah diberikan pakan pokok. Hal ini dapat dimaksudkan agar mikroba yang terdapat pada rumen hewan ruminansia berkembang biak terlebih dahulu sehingga setelah proses pemakanan pakan pokok akan lebih mudah dicerna halus secara sempurna.

Sedangkan pada pakan unggas atau non ruminansia, diberikan pakan konsentrat setelah pemberian pakan pokok dan pada umumnya pemberiannya pada umur satu sampai tujuh hari agar pertumbuhannya cepat dan optimal. Pemberian pakan berkonsentrat memang sangat diperlukan disamping pemberian pakan pokok berupa daun daunatau rerumputan karena dengan pakan berkonsentrat ini ditujuakan untuk memperbaiki gizi dari hewan ternak sehingga akan membantu proses pertumbuhan hewan ternak. Dianjurkan untuk memberikan pakan berkonsentrat dengan frekuensi waktu yang lebih sering untuk menjaga ketahanan fisik dari hewan ternak itu sendiri.

Untuk jenis konsentrat pakan ternak ruminansia khususnya kambing dan domba dapat memanfaatkan sumber pakan konsentrat yang mudah ditemui.
Berikut cara membuat konsentrat pakan ternak kambing yang sangat mudah dan sederhana.

Bahan baku konsentrat adalah

–  bekatul atau dedak 76%

–  bungkil kelapa 12%

–  Jagung giling 4%

–  bungkil kedelai 2%

–  kalsium 2%

–  garam dapur 4%

Cara membuatnya dengan cara mencampurkan seluruh pakan tadi kemudian diaduk sampai rata. Pemberian konsentrat  indi dilakakuan  setiap pagi hari sebelum diberikan pakan rumput atau pakan hijauan agar mudah dicerna dan dapat meningkatkan bobot ternak setiap harinya.

Hal yang perlu diperhatikan dalam usaha peternakan untuk penggemukan adalah dengan  memperhatikan kebersihan kandang, kelengkapan nutrisi  dan suplemen pakan, dan pemeliharaan yang baik.

Baca juga

–  kandungan nutrisi bahan pakan ternak

–  cara penggemukan kambing yang paling cepat

–  cara berternak modern pada kambing dan domba

Apabila anda mencari jenis pakan complete feed dimana dalam satu pakan sudah mengandung banyak nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan ternak sehingga membantu proses penggemukan. Ada baiknya menggunakan pakan ternak instan karen apakan ini sudah kami formulasikan sebagai complete feed yang mencampurkan karbohidrate, protein, serat, vitamin mineral yang dibutuhkan untuk proses pertumbuhan sehingga proses penggemukan akan menjadi lebih cepat.

Selain itu pakan ternak kami sangat efektif dan efisien untuk penggemukan ternak. Cukup waktu sekitar 90 hari untuk penggemukan, cukup singkat  bukan masa penggemukannya. Dikarenakan sudah tidak memerlukan tambahan pakan lagi maka tidak perlu tenaga pekerja yang merawat ternak. Sehingga biaya operasional sehari hari bisa lebih murah dibandingkan dengan sistem ternak tradisional yang mengandalkan pakan ternak dari rumput.

Kandungan nutrisi pakan ternak instan ini sangat lengkap dan tidak diragukan lagi karena pakan ini diciptakan para alumni Nutris Pakan Ternak IPB dan tentunya  sudah diteliti secara klinis di laboratorium IPB dan tidak perlu lagi diragukan kandungan dan manfaat dari pakan ternak instan tersebut.

Untuk mendapatkan informasi lengkap tentang pakan ternak instan silakan tinggalkan pesan di bagian komentar.

Teori Hitungan Kandungan Konsentrat Pakan Ternak

A. KONSENTRAT
1. Pengertian Konsentrat
Konsentrat adalah pakan ternak yang mengandung serat kasar rendah energi dan BETN yang tinggi serta mudah dicerna oleh ternak. Kandungan nutrient yang baik pada pakan konsentrat adalah mengandung serat kasar (SK)< 18%, kandungan zat pembentuk energy (TDN) > 60% dan mengandung protein kering tinggi.


Konsentrat berdasarkan kandungan gizi :
a. Konsentrat sebagai sumber protein disebut proteinaseous apabila kandungan protein lebih dari 18%, Total Digestible Nutrision (TDN) 60%. Ada konsentrat yang berasal dari hewan dan tumbuhan. Berasal dari hewan mengandung protein lebih dari 47%. Mineral Ca lebih dari 1% dan P lebih dari 1,5% serta kandungan serat kasar dibawah 2,5%. Contohnya : tepung ikan, tepung susu, tepung daging, tepung darah, tepung bulu dan tepung cacing. Berasal dari tumbuhan, kandungan proteinnya dibawah 47%, mineral Ca dibawah 1% dan P dibawah 1,5% serat kasar lebih dari 2,5%. Contohnya : tepung kedelai, tepung biji kapuk, tepung bunga matahari, bungkil wijen, bungkil kedelai, bungkil kelapa, bungkil kelapa sawit dll.
b. Konsentrat sebagai sumber energi atau disebut  Carbonaseous apabila kandungan protein dibawah 18%, TDN 60% dan serat kasarnya lebih dari 10%. Contohnya : dedak, jagung, empok dan polar.

Karakteristik umum bahan pakan konsentrat :
a. Carbonaceus concentrat adalah bahan pakan yang berenergi tinggi, terdapat pada biji-bijian yang hasil ikutannya berserat rendah kurang dari 18 % . Kualitas protein bervariasi tetapi biasanya rendah kurang dari 20 % mengandung phosfor cukup tinggi tetapi kalsium dan vitamin D rendah, namun vitamin B tinggi,
b. Proteinaceous adalah protein yang bervariasi ditentukan oleh jumlah dan rasio asam amino esensial yang berada dalam pakan,
c. Proteinaceous Roughages adalah pada umumnya berupa legum dengan karakteristik dapat memproduksi pakan yang palatable dalam jumlah banyak per hektar. Kandungan protein dan kalsium tinggi. Kandungan phosphor tinggi, kandungan vitamin A tinggi , dapat menaikkan kesuburan tanah dan dapat dikombinasikan dengan rumput,
d. Carbonaceous Roughages, termasuk bahan ini adalah corn dan sorgum silages, sorgum pasture, corn cabs, corn slover, cain stalk dan straw atau jerami,
e. Aditif material yaitu nutrien yang terdiri antibiotik hormon.

2. Proses Pengolahan Konsentrat
a. Pembersihan bahan pakan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu metode scalping, metode aspirating dan magnetic sparating. Metode scalping menggunakan saringan atau scalper untuk memisahkan bahan. Metode aspiratng adalah metode pemisahan kotoran dengn tiupan atyau aliran udara. Magnetic sparating adalah pemisahan kotoran berupa material logam dengan menggunakan magnet.
b. Pengelompokan bahan berasarkan bentuk, ukuran, sifat dan kualitas berdasarkan ketentuan yang ada.
c. Penimbangan bahan pakan sesuai dengan ukuran pada formulasi ransum.
d. Penghancuran atau pemotongan bahan pakan perukuran besar dengan menggunakan mesin hammer mill atau mesin grinder. Contohnya : onggok, bungkil kelapa sawit, bungkil biji kapuk dll.
e. Pencampuran bahan baku dengan jumlah sedikit (minor) dengan menggunakan mixer horisontal kapasitas 50 kg. Contohnya : premix, vitamin dan mineral).
f. Pencampuran bahan pakan yang jumlahnya banyak ( mayor) dengan menggunakan mixer horisontal/ vertikal kapasitas 1 ton. Contohnya : bekatul, bungkil kelapa sawi, onggok dan bungkil biji kapuk.
g. Tambahkan hasil pencampuran bahan pakan minor ke dalam mixer besar.
h. Campur selama ½ - 3 ¼  jam.
i. Setelah konsentrat homogen, keluarkan konsentrat dan masukkan ke dalam karung.
j. Jahit karung dan pakan konsentrat siap dipasarkan.

B. COMPLETE FEED
1. Pengertian Complete Feed
Complete Feed adalah suatu teknologi formulasi pakan yang mencampur semua bahan pakan yang terdiri dari hijauan ( limbah pertanian ) dan konsentrat yang dicampur menjadi satu tanpa atau hanya sedikit tambahan rumput segar. Pakan Komplit adalah ransum berimbang yang telah lengkap untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak, baik untuk pertumbuhan, perawatan jaringan maupun produksi.
Manfaat pemakaian complete feed untuk sapi potong adalah :
a. Pakan siap pakai yang memilik ikandungan zat nutrisi lengkap
b. Dengan complete feed peternak tidak lagi tergantung terhadap hijauan
c. Complete feed dapat memberikan penambahan bobot badan lebih optimal.
d. Dengan complete feed peternak tidak perlu lagi membutuhkan lahan yang luas untuk tanaman HMT
e. Dengan menggunakan complete feed dapat menekan biaya pakan dalam usaha peternakan sehingga akan menambah pendapatan peternak lebih maksimal.

2. Proses Pengolahan Complete Feed
a. Pisahkan bahan pakan sesuai dengan ukuran bentuk, ukuran, sifat dan kualitas berdasarkan ketentuan yang ada.
b. Potong/ cacah bahan pakan hijauan. Contohnya : jerami
c. Larutkan sebagian bahan dengan air. Contohnya : garam, urea, tetes tebu (molases) dan probiotik.
d. Semprotkan larutan no 2 ke bahan pakan yang telah dicacah. Atur kadar airnya dengan mengecek kandungan air.
e. Masukan adonan ke dalam drum plastik, padatkan dan tutup rapat sehingga tidak ada udara yang keluar dan masuk.
f. Complete feed diperam selama 3 hari.




3. Contoh Formulasi Complete Feed
a. Ruminansia
Sapi jantan berat 300 kg, PBBH (ADG) 0,5 KG
Bahan  : Kacang kedelai 17%,
Dedak 12%,
Tepung jagung 8%,
Ampas tahu 35%,
Tepung ikan 28%,

No Nama bahan Jumlah Prot Lemak TDN BK
1. Kacang kedelai 17% 8,16 0,6205 14,331 14,62
2.   Dedak 12% 1,188 0,252 6,756 10,08
3. Tepung jagung 8% 0,7504 6,5472 6,5472 6,792
4. Ampas tahu 35% 2240 1,89 26,81 3,78
5. Tepung ikan 28% 15,204 0,8008 19,264 24,92
Jumlah 100 2265,3 10,111 73,708 60,192

b. Non Ruminansia

Untuk menyusun ransum ayam buras petelur dengan kadar protein 14%.
Bahan  : Bekatul   50 %
Jagung   20 %
Menir   10 %
Tepung ikan  3,9 %
Bungkil inti sawit 16,1 %

No Nama bahan Jumlah Prot ME(kkal/Kg)
1. Bekatul 50 5,6 1050
2.   Jagung 20 1,7 703
3. Menir 10 1,0 309
4. Tepung lkan   3,9 2,1 120
5. Bungkil Sawit 16,1 3,54 3,54
Jumlah 100 13,99 2474

Promo Paket Sapi Limosin


Sapi limosin merupakan jenis sapi yang sering dijadikan ternak, karena sapi ini sangat disenangi oleh banyak masyarakat. 

Bentuknya yang sangat besar membuat harga sapi ini jauh lebih mahal daripada harga sapi lainnya Indonesia. 

Sapi limosin memiliki ciri khas dengan tipe pedaging yang berbulu berwarna cokelat tua, kecuali di bagian sekitar ambing berwarna putih serta lutut ke bawah dan sekitar mata berwarna lebih muda. 

Sapi ini pertama kali dikembangbiakkan di Perancis, dan saat ini sudah dapat ditemukan di Indonesia dengan mudah.

Sapi limosin memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1.     Sapi memiliki tinggi mencapai 1 ½ meter
  2.     Bulu diseluruh tubuhnya tebal sehingga menutupi seluruh tubuhnya
  3.     Jenis sapi limosin memiliki warna mulai dari kuning hingga merah keemasan
  4.     Memiliki tanduk dengan warna yang cerah
  5.     Ketika lahir bobot tergolong kecil hingga medium
  6.     Sapi betina memiliki bobot bisa mencapai 575 kg
  7.     Sedangkan pada sapi betina dewasa bobotnya dapat mencapai 1100kg
Ternak sapi limosin memiliki keunggulan tersendiri daripada sapi biasa, karena pertumbuhan badannya yang sangat cepat. Di dalam dunia industri peternakan sapi limosin diprediksi akan populer dan menjadi primadona baru. Sapi limosin mulai dilirik para peternak seperti halnya peternak sapi brahman dan sapi simental, karena sapi limosin sendiri memiliki pertumbuhan yang cepat dengan harga jual yang lumayan tinggi.

Walau memiliki harga jual yang tinggi dari hari ke hari, permintaan hasil ternak sapi limosin justru semakin meningkat. Hal ini sering sekali membuat para peternak dan pedagang sapi sering merasa kewalahan untuk memenuhi setiap pesanan yang masuk, karena stoke dan suplai sapi limosin masih terbilang sangat terbatas.

Ternak sapi limosin sendiri memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan sapi ternak jenis lainnya. Dengan keistimewaan paling utama adalah proses pertumbuhan sapi ini lebih cepat dan badan serta ukuran beratnya yang tinggi, sehingga jumlah dagingnya pun pasti lebih banyak. Kwalitas sapi limosin juga dinilai sangat bagus, karena memiliki kelezatan tersendiri jika dijadikan makanan. Oleh karena itu tidak mengherankan jika nilai jual sapi jenis ini jauh lebih tinggi dan mahal dari pada sapi jenis lainnya.

Keunggulan ternak sapi limosin lainnya adalah waktu yang dibutuhkan untuk penggemukan atau pertumbuhan lebih pendek dan singkat. Hal ini akan membuat para peternak lebih nyaman. Selain itu sapi ini juga lebih tahan terhadap serangan berbagai macam penyakit terutama antraks, yang beberapa waktu ini pernah merajalela dan membuat rugi banyak peternak.
 

Adapun kami sebagai peternak sapi mandiri bogor memberi range harga pada setiap sapi:
Harga Terbaik dari Kami, sesuai bobot sapi

  •     200-250 kg :15jt
  •     251-300 kg : 19jt
  •     301-350 kg : 21jt
  •     351-400 kg : 25jt
  •     401-450 kg : 26jt
  •     451-500 kg : 31jt
  •     600 kg : 42jt >

Note:
*free ongkir untuk wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek)
*harga bisa berubah sewaktu-waktu

KABAR ANDA YANG KAMI TUNGGU :) Silahkan tinggalkan pesan di bagian komentar, kami akan segera menghubungi anda.


Wednesday, January 11, 2017

Analisis Bisnis Usaha Ternak Sapi Potong


          Sapi potong merupakan jenis ternak yang mempunyai nilai jual tinggi diantara ternak ternak lainnya. Pada umumnya masyarakat membutuhkan hewan ini untuk dikonsumsi, karena kandungan proteinnya yang tinggi. Laju pertambahan penduduk yang terus meningkat menuntut ketersediaan daging yang juga meningkat, oleh karena itu usaha sapi potong merupakan salah satu usaha yang memiliki nilai ekonomi tinggi.