Google Search

Google Custom Search
Showing posts with label Kroto. Show all posts
Showing posts with label Kroto. Show all posts

Wednesday, March 30, 2016

Cara Mengatasi Problem Ketika Semut Kroto Tiba Tiba Banyak yang Mati


Di Bulan bulan akhir musim kemarau dan awal musim hujan seperti saat ini adalah musim peralihan bagi semut kroto. Mengapa peralihan? Karena sebagian semut kroto ada yang menetas menjadi semut jantan bersayap hitam. Sebagian lainnya menjadi calon ratu . Nah, di musim seperti ini biasanya semut akan kawin. Dan karenanya, biasanya banyak yang mati terutama semut pejantannya.

Semut tiba tiba mati ada banyak faktor.

  • Pertama, karena perubahan suhu. Sebagaimana hewan lainnya, yang biasanya terjadi di peralihan musim atau pancaroba.
  • Kedua, semut juga bisa tiba tiba mati karena faktor cuaca yang berubah ubah akibat stress.
  • Ketiga, proses siklus tahunan semut rangrang. Yakni memang di bulan Oktober, Nopember dan sebagian Desember terjadi musim semut jantan dan bakal ratu.
Di musim ini memang banyak semut jantan yang satu sisi positif, yakni kawin dengan bakal ratu atau semut ratu dan kelak menghasilkan benih kroto. Namun, di sisi lain, terlalu banyak semut jantan mengakibatkan sarang rusak dan menjadi kanibal terutama menyerang semut merah yang masih kecil kecil.

Untuk itu, tidak ada solusi lain kecuali semut jantan dikurangi populasinya. Terutama di bulan sebelum sebelumnya, yakni September sampai Nopember. Solusi lainnya, kembalikan semut kroto di toples anda ke habitatnya, yakni di alam untuk beberapa waktu. Setelah fase semut jantan selesai, biasanya pertengahan Desember, baru diambil dan ditangkar kembali. 


Pada Bulan Desember pula biasanya sebagian bakal ratu akan terbang dan sebagian akan diseleksi oleh koloni semut. Proses seleksi ini mengakibatkan banyak bakal ratu yang tiba tiba kepalanya putus dan mati. Dan yang benar benar menjadi ratu nantinya adalah yang sayapnya putus dan dikerubuti semut. Dan inilah yang disebut semut ratu. Bulan munculnya semut ratu umumya akhir Desember sampai Januari, Februari dan sebagian Maret.


Tuesday, March 29, 2016

Cara Mengatasi Problem Toples Media Ternak Kroto yang Kosong Melompong Ditinggalkan Koloni Semut Raangrang


Berikit ini cara untuk mengatasi problem toples yang kosong melompong ditinggalkan koloni semut kroto
 

Pertama, jika toples yang ditinggalkan koloni semut rupanya masih ada sarangnya, maka yang dilakukan adalah seperti berikut ini. 
  • Ambil dan pindahkan toples yang ditinggalkankoloni semut ini ke posisi agak tepi di kandang anda. 
  • Letakkan toples kosong yang tinggal sarang koloni tadi di tepi rak diatasnya. 
  • Atur posisi toples kosong tadi di jalur semut yang ramai (umumnya di tepi atau pinggir). biarkan dan tunggu beberapa hari, biasanya semut koloni akan mulai masuk dan merekapun memperbaiki sarang sembari bertelur. 
Kedua, jika toples semut kosong tak bersisa, maka solusinya adalah dengan mencuci bersih dengan air biasa, lalu setelah kering, kembalikan ke kandang anda. Pilih dan letakkan toples kosong tadi di tepi lantai bagian atas. Dan sekali lagi, ingat, bahwa semut koloni lebih cepat berkembang di pinggir rak daripada yang dalam atau tengah-tengah rak.
 

Cara lain untuk menangani toples kosong adalah dengan memberi air gula di dalam toples kosong tersebut. Lalu, letakkan di jalur yang ramai dilewati semut dan ini biasanya di tepi atau pinggir rak.

Demikian sedikit tips menangani toples kosong yang semula berisi semut koloni.


Selamat mencoba, semoga berhasil.

Cara Mengatasi Semut Kroto yang Kabur dari Media Toples

Ternak kroto gampang-gampang susah. Mudah bila sudah berpengalaman dan memahami karakter semut. Susah bila belum pernah berpengalaman dan minim pengetahuan. 

Pengalaman seperti ini hampir dialami semua yang melakukan budidaya kroto. Tentu kita bertanya-tanya mengapa semut kroto kabur dan meninggalkan media toples koloni-nya sehingga hanya tersisa toples yang kosong melompong?

Semut kroto kabur meninggalkan toplesnya bisa terjadi karena beberapa hal

Pertama, karena sarang koloninya rusak.
Semut kroto adalah hewan sensitive sehingga jika sarangnya rusak, mereka akan berpindah tempat. Penyebabnya bisa jadi karena berbenturan dengan benda keras, digoyah-goyah dan sebagainya.
 

Kedua, karena ia tidak nyaman dengan tempat yang dihuninya.
Tempat yang panas semisal di bawah asbes, terkena sinar matahari langsung dan dekat dengan asap dan sumber api jelas membuat semut tidak betah dan gampang stress. Biasanya, mereka akan berusaha lari, menjatuhkan diri ke lantai dan membuat “jembatan”supaya bisa kabur. Disamping hal itu, bisa jadi kandang raknya terkena bahan kimia yang membuat semut alergi dan stress.


Ketiga, karena suasananya terlalu ramai dan dilalui orang. Suasana yang ramai, yakni dekat dengan lalu lalang orang gampang membuat semut stress. Sebagaimana di alam, semut suka suasana yang tenang, sepi dan sejuk. 


Keempat, mungkin anda telat memberi makan dan minum. 
 

Solusinya hati-hatilah terhadap toples koloni semut. Usahakan agar sarangnya terjaga dengan baik. Lalu buatlah lingkungan yang nyaman, tenang, sepi, sejuk, bebas sinar matahari langsung, bebas polusi, pestisida dan berikanlah makanan dan minuman semut kroto secukupnya sehingga koloni semut merasa aman dan tidak pergi meninggalkan media toples koloninya.

Siklus Budidaya Kroto yang Perlu Mendapat Perhatian


Sebagai mahluk hidup, semut rang-rang memiliki siklus hidup tertentu yang bisa dibagi dalam tiga fase.

Fase pertama adalah saat ia masih menjadi bakal telur berupa bintik-bintik putih. Bintik putih ini makin lama makin besar dan akhirnya menjadi telur kroto. Proses terjadinya bakal telur dan akhirnya menjadi telur ini umumnya membutuhkan waktu 3-4 minggu.

Jika tidak dipanen, dalam waktu seminggu maka telur tadi akan berubah menjadi larva dan akan tumbuh semakin besar, meski prosesnya sama, sebagian semut akan menjadi semut pekerja, prajurit, semut mandul dan ratu. Masing-masing bekerja sesuai dengan tugas masing-masing.

  • Semut ratu bertugas bertelur terus menerus.
  • Semut prajurit bertugas mencari makanan dan minuman untuk ratu dan menjaga koloni dari berbagai bahaya. 
  • Semut pekerja bertugas membuat sarang semut agar terjaga dengan baik.
  • Semut mandul juga bekerja menjaga koloni semut agar berjalan dengan baik.

Nah, dalam siklus tahunan, semut ada periode emas, yakni di masa bulan Januari-Agustus. lalu periode resesi atau menurun ketika memasuki bulan September-Nopember. Bulan Nopember dan Desember ini adalah masa peralihan, karena perlahan-lahan semut hitam hilang karena terbang dan dimakan semut merah. Di bulan-bulan terakhir mendekati musim penghujan seperti ini, bibit kroto yang dibudidayakan akan bertelur dalam jumlah yang lebih banyak dari musim kemarau, akan tetapi dari beberapa telur yang dihasilkan oleh semut rang-rang akan berubah menjadi semut hitam bersayap dan sebagian juga akan menetas menjadi calon ratu jika tidak dipanen. Bagi anda yang tidak sempat memanen kroto yang sudah dihasilkan, juga kroto sudah terlanjur menetas dan menjadi semut hitam bersayap anda tidak usah galau.

Semut hitam bersayap ini biasanya berukuran normal seukuran semut lainnya. Semut hitam bersayap adalah semut jantan yang masa hidupnya singkat, setelah mengawini ratu maka semut ini akan mati dengan sendirinya. Selain mempunyai tugas utama mengawini ratu semut, semut ini juga bertugas mensurvei lokasi baru yang akan digunakan menjadi tempat bersarang bagi koloni semut lainnya, hanya saja semut jantan ini tidak bisa mencari makan sendiri, makanan sepenuhnya di suplai dari semut pekerja dan semut betina perawat.


gambar bakal semut ratu

Sedangkan ciri ciri dari calon ratu atau biasa dikenal dengan moreng tubuhnya lebih besar dan berwarna hijau mempunyai sayap dipunggungnya, masih menunggu seleksi dari para koloni semut untuk menjadi ratu, jika kedua sayap telah patah maka dia telah terpilih seleksi pengangkatan ratu. Sang ratu baru lah yang nantinya akan dilindungi dengan sepenuh hati oleh para koloni semut dengan cara mengerubuti tubuh sang ratu, hal ini bertujuan agar sang ratu terlindung dari bahaya diluar koloni.

Bagi anda yang ingin ternak kroto, usahakan bibit kroto yang anda miliki memiliki ratu dalam jumlah yang wajar demi menghasilkan produksi kroto optimal.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Ciri-Ciri Ratu Semut Rangrang yang Dijamin Menghasilkan Telur Kroto



Ratu semut rang rang memiliki ciri-ciri tertentu sebagai berikut

1. Memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari semut lainnya. Jika semut biasa(prajurit, pekerja)  memiliki tubuh kecil, semut ratu memiliki ukuran tubuh lebih besar dari mereka.

2. Umumnya dikerubuti oleh koloni semut. Dimanapun ia berada, semut ratu diikuti koloni semut lainnya. Seolah simbol ratu dalam sebuah kerajaan. Maka semut ratu pun dijaga dan dilindungi semut lainnya.

3. Memiliki telur yang lebih besar dari lainnya. Jika telur semut prajurit agak kecil telur krotonya, semut ratu memiliki ukuran telur yang lebih dari semut lainnya. Dalam budidaya kroto, ratu semut menempati posisi yang cukup penting. Hal ini karena ratu semut selain memiliki telur kroto yang lebih besar, juga membuat koloni semut lebih betah dari pada tanpa ratu. Namun, jika anda kesulitan mencari ratu, anda bisa memakai 1 ratu untuk 10 toples.

Dalam praktek sehari-hari, ada semut yang mirip dengan ratu yang disebut semut bakal ratu. Bedanya, bakal ratu memiliki sayap, sedangkan ratu sudah tanggal sayapnya. Karena itu, jangan terkecoh dengan bakal ratu ini. Bakal ratu belum bisa menghasilkan telur, sementara ratu mampu bertelur lebih besar dan lebih banyak.

Ciri Ciri Bibit Kroto Berkualitas untuk Memulai Ternak Kroto


Dalam budidaya kroto untuk menuju keberhasilan ditentukan oleh berbagai faktor , salah satunya adalah bibit kroto yang berkualitas. Apa sajakah ciri-ciri bibit kroto berkualitas? secara ringkas bibit kroto berkualitas ditentukan oleh isi koloni-nya, kondisi semut, adanya telur semut dan ada ratu. 


Pertama, pastikan isi koloni semut sudah cukup penuh dan banyak sehingga produksi telur krotonya lebih cepat. Jangan membeli bibit kroto yang isi koloni semutnya masih sedikit, karena produktivitas semut rang-rang dalm menghasilkan kroto akan kurang cepat.
 

Kedua, pastikan kondisi semut cukup sehat alias hidup. Hati-hati membeli semut yang kondisinya sudah loyo atau stress. Bisa dipastikan, semut yang demikian sulit dan lambat berkembang biak, bahkan cepat punah dan habis dengan sendirinya.
 

Ketiga, pastikan semut rang-rang sudah menghasilkan telur. Lihat ada tidaknya telur kroto di dalam topless bitit kroto yang akan anda beli. Koloni semut rangrang umumnya lebih betah tinggal, jika di dalam media sudah ada telur kroto. Akan berbeda, jika di dalam koloni semut tidak ada krotonya, semut akan cenderung mencari jalan untuk pergi dari media.

Keempat, pastikan ada ratu semut dalam media. Pilihlah bibit kroto yang ada ratunya, jangan asal saja dalam memberli bibit kroto. Ratu selain membuat semut koloni lebih betah, juga memiliki telur kroto yang lebih besar dan lebih banyak daripada semut lainnya. Namun, ratu semut memang susah dicari. Oleh karenanya, tidak harus ada banyak ratu, karena bisa saja dibunuh oleh koloni semut (jika dalam satu toples), tetapi 2 ratu kiranya cukup untuk 20 toples koloni. 


Selamat mencoba, semoga berhasil.

Monday, March 28, 2016

Potensi Bisnis Ternak Budidaya Kroto Mudah dan Menguntungkan


Telur semut rangrang atau yang lebih dikenal dengan nama Kroto ini sudah sangat familiar dimasyarakat terutama pemelihara burung kicauan dan juga peternak ikan . Kroto adalah salah satu  makanan favorit bagi burung berkicau, dan bisa dibeli di pasar -pasar yang menjual pakan burung. Selama ini kroto yang dijual dipasaran didapatkan dari tangkapan alam.

Para pencari kroto berburu kroto hingga kehutan-hutan untuk mencari telur semut ini dipepohonan yang tinggi. Kalau sedang beruntung mereka bisa  mendapatkan buruan yang cukup banyak antara 1 sampai 3 kilogram per hari,dan mereka bisa membawa pulang Rp 150.000 hingga Rp 250.000 untuk sekali perburuan.

       Dan pada saat saat tertentu terjadi kelangkaan kroto dipasaran , misalnya saat hari raya idul fitri atau musim penghujan. Yang menyebabkan harga kroto melambung bisa mencapai Rp 150.000 /kg dan itupun langka, bahkan Di Beberapa Daerah Ada Pelarangan untuk perburuan kroto dikarenakan semut rangrang juga berfungsi sebagai pengendali hama alami.

Ini adalah potensi bisnis yang bisa dijadikan sebuah peluang usaha dirumah baik dikembangkan secara sederhana maupun untuk serius secara besar-besaran.
        Sebagai Ilustrasi Usaha ruangan 2 meter persegi mampu menampung 600 sarang dengan menggunakan 1 rak dan 4 susun ukuran 1,5 x 1,5 x 0,5 meter sudah bisa memproduksi kroto segar kurang lebih 30 kg perbulan,artinya kita mempunyai pendapatan Rp. 3.600.000,- perbulan dengan asumsi harga kroto Rp.120.000,-

 Semut Rangrang  asli Indonesia memiki potensi ekonomi cukup besar, oleh karena itu apabila diberdayakan dengan baik, terencana serta didukung oleh berbagai elemen dalam masyarakat maka sangat dimungkinkan untuk digunakan sebagai bahan baku industri dalam negeri atau produk ekspor dan untuk memperluas penyediaan lapangan kerja sekaligus memperbaiki pendapatan masyarakat .

Usaha budidaya semut rangrang, merupakan usaha yang relatif mudah dilakukan dan modal yang tidak terlalu besar, oleh karena itu perkembangan budidaya semut rangrang  berkembang pesat.

Kemudahan nya adalah sebagai berikut :
    1. Dapat dibudidayakan di lahan yang sempit.
    2. Sangat mudah dalam melakukan pemeliharaan.
    3. Bibit sangat mudah didapat.
    4. Tidak membutuhkan Modal yang besar.
    5. Teknik budidaya mudah dikuasai.
    6. Harga kroto yang relatiif stabil bahkan cenderung naik.
    7. Permintaan kroto yang terus meningkat.
    8. Sangat mudah dalam pemasaran.

Cara Mudah Ternak Kroto Media Pipa Paralon



Kroto adalah campuran telur dan larva yang dihasilkan oleh semut rangrang. Budidaya kroto semakin populer karena harga jual kroto terbilang tinggi, meskipun berfluktuatif.
Jauh sebelum permintaan membludak, kroto didapatkan dari perburuan di alam bebas. Lama kelamaan keberadaan kroto semakin langka. Budidaya kroto dipandang sebagai jalan keluar untuk mendapatkan kroto dalam jumlah banyak dan kontinyu.
Tidak semua jenis semut bisa dibudidayakan dan menghasilkan kroto yang digunakan sebagai pakan burung atau ikan. Semut rangrang yang telah berhasil dibudidayakan secara meluas adalah jenis Oecophylla smaragdina. Habitat semut rangrang ini tersebar mulai dari Asia hingga ke Australia bagian utara. 


Persiapan budidaya kroto
Dalam sistem budidaya, semut rangrang bisa hidup dalam sarang buatan. Sarang atau kandang untuk semut rangrang bisa dibuat dari paralon, bambu, toples, dan lain sebagainya. 


Adapun langkah-langkah persiapan untuk budidaya kroto adalah sebagai berikut:

A. Menyiapkan bibit koloni
Bibit koloni untuk budidaya kroto bisa didapat dari hasil tangkapan di alam atau membelinya dari petani lain. Ada kiat-kiat tersendiri untuk mendapatkan bibit koloni dari alam, yang akan kami uraikan dalam tulisan terpisah. Bila kesulitan mendapatkan bibit koloni dari alam, kita bisa membeli bibit kroto pada pembudidaya lain. Bibit kroto biasanya dijual dalam kemasan stoples atau botol plastik bening. Harganya cukup mahal, satu botol plastik berukuran 1 liter harganya sekitar 150-200 ribu rupiah.


B. Membuat kandang
Kandang paralon lebih praktis, fleksibel dan mudah perawatannya. Adapun kelebihan dari media paralon adalah sebagai berikut:

  • Membuatnya mudah, tinggal memotong paralon dengan panjang yang sama. Kemudian susun dalam rak, media langsung bisa digunakan.
  • Media tahan lama, bisa untuk 5-10 tahun.
  • Paralon umumnya gelap atau kedap cahaya, namun kedua sisinya terbuka. Lingkungan yang baik bagi semut rangrang yang membutuhkan intensitas cahaya sekitar 0,01-0,06 lm/m2 saja.
  • Karena bentuknya silinder, bila disusun dengan baik posisinya akan saling menguatkan dan tidak mudah berpindah.
  • Lebih mudah dalam pemanenan dan meminimalkan kematian koloni pasca panen. Serta mudah dibersihkan.
  • Berikut ini tahapan pembuatan kandang untuk budidaya kroto:
  • Buat sebuah rak bersusun 2 tingkat. Rak bisa dibuat dari mambu, kayu atau besi. Ukuran rak disesuaikan dengan ukuran tempat.
  • Letakkan setiap kaki rak di atas wadah plastik, bisa mangkuk atau piring arau potongan kaleng. Berikan air pada wadah tersebut, bisa juga dengan memberikan cairan oli bekas, agar cairan tidak cepat menguap dan kering.
  • Penggenangan kaki-kaki rak dalam cairan tersebut bertujuan untuk menghindari kaburnya koloni semut rangrang. Bagian-bagian rak tidak boleh bersentuhan dengan dinding atau benda lainnya.
  • Pilih paralon berdiameter 12 cm, kemudian potong panjang masing-masing sekitar 50 cm, atau sesuaikan dengan lebar rak.
  • Susun paralon tersebut dalam rak, berikan daun-daunan dalam paralon untuk merangsang semut rangrang membuat sarang. Langkah selanjutnya adalah menebarkan bibit koloni pada kandang tersebut.
  • Kandang harus diletakkan di tempat yang tenang, jauh dari gangguan. Karena ratu semut membutuhkan ketenangan agar bisa bertelur dengan optimal. Kandang budidaya kroto akan lebih baik bila ditempatkan di ruangan tertutup.
c. Menebarkan bibit koloni
Setelah rak dan pipa paralon untuk kandang selesai disiapkan, langkah selanjutnya adalah meletakkan koloni semut rangrang. Paralon merupakan media budidaya kroto yang sangat praktis. Tidak seperti toples atau media lainnya yang harus dipersiapkan, media paralon cukup disusun diatas rak, langsung bisa digunakan.
Biasanya bibit koloni dijual dalam toples atau dalam botol plastik. Untuk memindahkannya pada media paralon, cukup potong botol plastik atau buka toplesnya dan letakkan di atas tumpukan paralon.
Kemudian sediakan pakan dan air gula di sekitar sarang tersebut. Semut rangrang dengan sendirinya akan berkeliaran dan mulai masuk dalam tumpukan paralon untuk bersarang. Setelah semut kerasan tinggal di kandang, selanjutnya tinggal memberikan perawatan rutin agar koloni menghasilkan kroto dengan maksimal.
Tata Cara Pemberian Makan Kroto
Jenis-jenis pakan budidaya kroto diantaranya ulat, jangkrik, belalang, cecak dan hewan kecil lainnya. Bisa juga disajikan daging ayam yang telah direbus agar tidak membusuk dan berbau. Atau, berikan tulang-tulangan, pemberian tulang sapi atau kambing harus dipecahkan sampai sumsumnya keluar. Pakan tersebut berfungsi sebagai asupan protein dan lemak bagi kroto. Selain protein, budidaya kroto membutuhkan sumber gula. Di alam, semut rangrang mendapatkan asupan karbohidrat dari gula, biasanya berupa nektar yang dihasilkan kutu daun seperti aphid. Dalam budidaya kroto karbohidrat disediakan dengan memberikan gula pasir yang dilarutkan dalam air. Cara memberi makan koloni semut rangrang adalah sebagai berikut:

  • Gunakan tatakan, bisa dari piring plastik atau wadah lain yang bentuknya ceper. Letakan bahan makanan dalam wadah tersebut, misalnya ulat hongkong, belatung, daging ayam atau tulang belulang. Wadah diletakkan pada rak disamping sarang semut.
  • Apabila menggunakan pakan hidup yang bisa melompat, misalnya jangkrik. Hendaknya lumpuhkan terlebih dahulu agar tidak kabur. Atau bisa juga dimasukkan langsung pada sarang semut.
  • Sebagai sumber gula, gunakan tatakan kecil untuk tempat air yang telah dicampur dengan gula pasir. Larutkan 1-2 sendok gula pasir pada sekitar 200 ml air bersih. Biasanya air larutan gula akan habis dalam 2-3 hari, tergantung pada jumlah koloni.
Tata Cara Panen kroto
Secara teoritis telur semut rangrang mempunyai daur 15-20 hari. Mulai dari telur-larva-hingga menjadi semut. Panen bisa dilakukan setelah sarang semut terlihat penuh dengan telur atau kroto yang berwarna putih. Pada media atau sarang yang telah stabil, selanjutnya kroto bisa dipanen setiap 15-20 hari.
Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6 bulan pertama tidak dipanen terlebih dahulu. Kemudian setelah 6 bulan, pemanenan bisa dilakukan 2 kali setiap bulannya. Atau bisa diatur menjadi setiap hari dengan mengkombinasikan jumlah sarang dan siklus panen. Tahap tata cara melakukan panen kroto adalah sebagai berikut:

  • Siapkan wadah berupa baskom atau ember plastik.
  • Siapkan juga saringan dari kawat ram, letakkan dalam baskom tersebut.
  • Gunakan sarung tangan karet untuk menghindari gigitan semut.
  • Ambil media atau sarang dan tumpahkan isinya ke dalam baskom yang sudah diberi saringan kawat ram. Kroto akan jatuh ke dasar baskom sedangkan semutnya akan tersaring.
  • Bersihkan media paralon dan letakkan kembali kawat ram yang berisi semut pada rak.

Ternak Kroto Mudah dan Menguntungkan



Budidaya kroto dari waktu ke waktu kian populer di tengah masyarakat. Beragam metode budidaya dilakukan sesuai kreatifitas masing masing. Ada yang menggunakan media bambu, pipa paralon, toples, besek dan tanaman. Tentu saja silang pendapat atau Pro kontra tak bisa dihindari dalam teknik budidaya kroto. Masing masing tentu memiliki dasar argumentasi lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya.


Namun, artikel kali ini tidak membahas terkait silang pendapat teknik budidaya kroto. Kroto selalu dicari dan diburu para penghobi burung dan pemancing ikan. Keberadaan kroto dari waktu ke waktu kian langka saja. Di pasar pasar tradisional terutama di penjual pakan burung, kroto nyaris selalu habis, bahkan kosong alias langka. Coba buktikan saja di lingkungan sekitar anda.  Selain jumlah permintaan yang semakin besar, juga stok produksinya yang semakin berkurang.


Pertumbuhan jumlah kicau mania terutama di kota kota besar semakin meningkat. Sementara kroto yang menjadi pakan utama burung piaraan seperti murai batu, kacer, jalak dan lain sebagainya semakin menyusut. Selama ini, pasokan kroto berasal dari desa desa di sekitar kota. Penyusutan pasokan atau produksi kroto yang berasal dari telur semut rangrang berjenis oechepilla smaragdina atau semut merah tidak bisa dihindari seiring maraknya penebangan pohon untuk pembangunan rumah, industri, perkampungan dan lain sebagainya. Harga kroto semakin mahal dari tahun ke tahun dan rasanya sulit harga kroto akan turun. Hukum ekonomi berlaku disini, dimana ketika permintaan naik, sementara penawaran atau pasokan terbatas atau tetap, maka harga akan naik. Sampai kapan pun selama ada penghobi burung dan penghobi mancing, kroto akan semakin mahal.


Walaupun kini sudah ada terobosan budidaya kroto, tetapi tetap tidak bisa menurunkan harga kroto. Sesuai prinsip ekonomi, ketika jumlah permintaan melebihi dengan penawaran. Konsumen atau pengguna kroto lebih banyak daripada yang memproduksi atau membudidayakannya. Singkat kata, budidaya kroto memiliki prospek yang cerah baik di waktu sekarang maupun masa mendatang.